Arsip Tag: search

Pencarian bagian III: indera

Ketika menyebut seni, bagaimana bisa kita melupakan indera. Suatu karya seni pertama kali ditangkap melalui indera kita, baru kemudian diteruskan oleh sistem saraf lalu diterjemahkan oleh otak. Bicara soal seni, biasanya yang dominan adalah penglihatan (visual) dan pendengaran (audio). Bagaimana dengan indera yang lain? Selengkapnya:

Penglihatan

Seni yang berkaitan dengan penglihatan, tentu saja ada bermacam-macam: lukisan, gambar, poster, layout untuk publikasi (misalnya brosur), dan sebagainya.

Pendengaran

Musik. Masih perlukah dibahas?

Peraba

Adakah karya seni yang dapat dinikmati dengan indera peraba? Baca lebih lanjut

Iklan

Pencarian bagian II: dasar dan definisi pencarian

Saya menyebut diri saya “can do everything, but cannot do everything well.” Mungkin ini sifat keturunan. Yang saya maksud adalah, saya bisa coding. Bahkan mungkin ada yang bilang jago. Tapi tidak sebaik Jansen atau KhanWil atau Petra.

Saya bisa main gitar. Banyak yang bilang saya jago main gitar. Tapi tentu saya masih kalah dari TePan atau Mario. Saya seorang bassist, tapi Fadlan jauh lebih hebat dari pada saya.

Baca lebih lanjut

Pencarian bagian I: bentuk-bentuk seni

Inilah pencarian saya akan seorang istri. Ups, salah… Pencarian ini berhubungan dengan seni, pencarian yang saya beri nama ‘the search for true ultimate form of art,’ atau singkatnya akan saya sebut saja the Search.

art /α:t/ n [U] use of the imagination to express ideas or feelings
— Oxford Learner’s Pocket Dictionary, 3rd Edition

Banyak yang mendefinisikan seni, namun sebagaimana bentuk seni itu sendiri yang bukan hanya kata-kata, demikian juga definisi seni tidak cukup hanya dijelaskan dengan kata-kata.

Baca lebih lanjut