Arsip Tag: naif

Dia adalah pusaka sejuta umat manusia yang ada di seluruh dunia

Sebagai seorang penggemar Naif, tentu saya hafal lagu yang satu ini. Lagu ini bercerita tentang bagaimana manusia di dunia ini cenderung bersifat merusak. Jika mendengar lagu ini, saya teringat pada trilogi The Matrix. Kok bisa? Baca lebih lanjut

Iklan

Sepi, Lonely

Sebuah dua buah lagu NAIF, band Indonesia favorit gw. Awalnya lagu ini berlirik bahasa Inggris berjudul Lonely, yang liriknya ditulis oleh Pepeng. Namun pada saat yang bersamaan ternyata Emil juga menulis lirik lagu ini dengan Bahasa Indonesia. Akhirnya NAIF kemudian memutuskan akan memakai versi bahasa Indonesianya untuk dimasukkan ke dalam album. Walaupun pada akhirnya versi bahasa Inggrisnya tetap dimasukkan juga ke dalam album Titik Cerah sebagai bonus track dalam CD. Pepeng mendapatkan ide lirik ini pada saat ada seorang Kawanaif yang mengirim e-mail, meminta untuk dibuatkan sebuah lagu tentang pengalaman pribadinya: seorang mantan pemakai narkoba yang tersiksa. Ia telah mencoba untuk insyaf, namun tetap belum dapat diterima di lingkungannya sehingga ia selalu merasa sendiri dalam kesepian.

(Kedua) lagu ini termasuk lagu favorit gw, tapi sampai beberapa hari yang lalu gw belum mengerti makna sebenarnya di balik lagu ini, hingga gw mengunjungi situs web NAIF dan menemukan uraian di atas. Wow, dalam sekali maknanya… Bagian-bagian lirik yang menurut gw menyentuh di bawah ini gw bold:

SEPI

Sepi, hatiku sepi…
Tiada lagi mimpi
Aku tak ingin lagi jadi hampa begini…
Aah Andai esok ku tak kembali di sini (lagi)
Dan andai hujan tak berpelangi…
Jiwaku pergi (jiwaku sepi)
Malam, malam yang sunyi…
Kutunggu datangnya…
Peri yang baik hati…
Sudilah kumenanti… Aah

LONELY

Lonely… I can’t feel a thing
All my life I’ve been so…
Lonely… Can’t you feel the pain?
Take me back where I belong… Aah…

I never ment these mess
so help me take me back, cos
I never ment these mess
So hold me… Take me back to you

Lonely… Emptiness inside
All my life I’ve been so…
Empty… Can’t you feel the pain?
Take me back where I belong… Aah…

Segitu dulu hari ini…

VISIT INDONESIA YEAR 2008!!!