Arsip Tag: lalu lintas

Faith, part I

Faith in humanity, restored. (Kata ABG online masa kini.)

Kemarin waktu pulang kantor di jalan banyak sekali pengendara yang tidak beradab. Perasaan lebih banyak dari yang pernah dijumpai selama di Bandung dan jadi berpikir, kayaknya semakin lama semakin banyak pengendara yang tidak beradab. Tapi hari ini ketika berangkat ke kantor ada kejadian yang mengejutkan (in a good way).

Jadi kalau berangkat ke kantor saya keluar dari rumah kost belok ke kanan. Nah tadi tumben-tumbennya di sebelah kanan ada mobil parkir, nggak tanggung-tanggung mobilnya Pajero yang sebesar… sebesar Pajero. Jadi menghalangi pandangan saya terhadap incoming traffic dari sebelah kanan.

Dalam kondisi normal (tidak terhalang Pajero) saja dari arah kanan seringnya pengendara tidak mau mengalah, dan saya harus agak ngotot atau pasrah menunggu jalan agak sepi supaya bisa memotong jalan untuk ke jalur kiri. Apalagi kondisi terhalang Pajero, saya tidak bisa melihat apakah ada traffic dari arah kanan.

Nah yang mengejutkan adalah, ada seorang pengendara Vespa, kelihatannya mahasiswa, yang berhenti dan kemudian memberi gesture untuk pengendara-pengendara lain di belakangnya untuk berhenti dan memberi saya jalan untuk lewat. Sekarang hal seperti itu sudah jarang sekali ditemukan di jalanan di Indonesia ini.

Thanks, anak muda, you made my day.

(Berasa tua banget nyebut ‘anak muda’.)

Jalur sepeda dan pengendara tak tahu malu

Beberapa minggu belakangan saya kalo pulang kantor lewat jalur sepeda. Wah asik juga ya, sudah ada jalur sepeda di sepanjang Jalan Dago mulai dari pertigaan Jalan Ganesha sampai hampir Simpang Dago, meskipun belum 100% siap pakai. Tapi kok di sepanjang jalur sepeda ada pohon, tiang listrik, penjual makanan, dan mobil parkir ya? Tadinya saya mau bahas tentang ini, tapi ada hal penting yang membuat hal-hal tersebut tidak begitu penting. Maklum lah kalau ada tiang listrik, karena jalur sepeda itu merupakan perluasan trotoar.

Senin (16/8) saya pulang lewat jalur sepeda lagi. Alangkah terkejutnya saya, lagi asik-asik mengayuh sepeda, ada motor yang memotong dengan tiba-tiba dan tanpa peringatan dan tanpa ada niat untuk mengerem. (Dan di belakangnya ada tiga motor yang ikutan lewat jalur sepeda). Well, motor lewat trotoar/jalur sepeda sih memang sering, tapi yang ini tidak mempedulikan pengguna seharusnya. Untung refleks saya cukup baik untuk langsung mengerem tanpa terjadi kecelakaan. Tapi tentunya saya tidak terima dan langsung teriak, “OI!!”

Baca lebih lanjut