Arsip Kategori: Tech

Are you (touchscreen) experienced

Saya pernah bilang: gak ada yg mengalahkan touchscreen experience di Windows Phone. Setidaknya menurut pengalaman saya, touchscreen Windows Phone adalah yang paling nyaman digunakan di antara mobile device yang pernah saya gunakan.

Sebagai pembuka tentunya perlu diklarifikasi dulu lingkungan mobile apa saja yang pernah saya gunakan: Windows Phone, iOS, sedangkan untuk Android palingan saya pernah pake hasil pinjam karena saya gak punya. Kalo Bl… Blek… Black… yah yang satu itu lah pokoknya, saya belum pernah pakai dan gak berniat untuk pakai juga. Oh iya, untuk Windows Phone saya cuma pernah pakai merk Nokia, belum pernah berjumpa langsung dengan device Windows Phone merk lain. Jadi mungkin saja superiority yang saya rasakan adalah sebagian karena Nokia, bukan karena Windows Phone saja. Saya juga bukan pengguna tablet, jadi bahasan ini terbatas pada device berukuran layar di bawah 6 inci.

Jadi aspek apa saja yang membuat saya berkesimpulan touchscreen di Windows Phone paling hebat? Baca lebih lanjut

Iklan

A good day for web

Hari ini bisa jadi adalah salah satu hari bersejarah untuk web, karena pada hari ini tidak cuma ada satu, tapi dua browser engine “baru” yang diumumkan. Kalau biasanya kita tahu WebKit (dipakai oleh Chrome, Safari, etc), Gecko (dipakai oleh Mozilla Firefox, etc), Trident (dipakai oleh IE), dan Presto (dipakai oleh Opera, tapi akan segera dipensiunkan), hari ini ada pengumuman dari Mozilla+Samsung dan Google.

Mozilla, bekerjasama dengan Samsung, akan merilis browser engine bernama Servo.

Google membuat fork dari WebKit yang dinamai Blink.

Untuk Servo, intinya ada pada pemanfaatan kemampuan perangkat keras masa kini: “Servo is an attempt to rebuild the Web browser from the ground up on modern hardware, rethinking old assumptions along the way. This means addressing the causes of security vulnerabilities while designing a platform that can fully utilize the performance of tomorrow’s massively parallel hardware to enable new and richer experiences on the Web.” [The Mozilla Blog]

Sedangkan untuk Blink, fokusnya ada di multi-processing: “[…] Chromium uses a different multi-process architecture than other WebKit-based browsers, and supporting multiple architectures over the years has led to increasing complexity for both the WebKit and Chromium projects. This has slowed down the collective pace of innovation – so today, we are introducing Blink, a new open source rendering engine based on WebKit.” [The Chromium Blog]

Selain itu beberapa waktu yang lalu ada kabar dari Opera bahwa mereka akan meninggalkan Presto dan beralih ke WebKit. Hari ini diumumkan bahwa Opera akan menggunakan Blink: “It’s great to be able to talk publicly about Blink, the new engine that will power Opera’s browsers (…) and Chrome henceforth. I know a lot of people worried that there would be less diversity on the Web once Opera Presto was retired, and the forking of WebKit into Blink restores that balance. Opera will be contributing to Blink in future.” [Bruce Lawson]

Mengapa dibilang a good day for web? Karena dengan dua engine baru ini berarti kompetitor di bidang browser engine semakin banyak, dan besarnya kompetisi akan memberi stimulasi untuk inovasi dan perkembangan teknologi yang lebih cepat. Meskipun mungkin bukan good day bagi para programmer web karena berarti nambah lagi browser yang harus di-support. Untung saya bukan programmer web. Hehehe…

StickyKeys for sticky situations

Pengguna Windows mungkin mengenal StickyKeys, suatu fitur accessibility yang kadang menyebalkan bagi yang tidak membutuhkannya, karena sering tidak sengaja terpanggil ketika kita menekan tombol Shift lima kali berturut-turut. Namun selain menyebalkan, fitur ini juga ternyata menjadi salah satu titik lemah sistem operasi Windows, sekaligus bisa berguna dalam situasi terdesak. Bagaimana bisa?  Baca lebih lanjut

[how-to] Menggunakan Komputer Ekstra Sebagai Second Monitor

Menggunakan dual monitor memang sungguh nyaman dan dapat meningkatkan produktivitas. Namun bagaimana jika kita tidak memiliki monitor ekstra? Jika memiliki komputer ekstra, baik notebook, netbook, bahkan tablet (termasuk iPad), Anda dapat menggunakan komputer tersebut sebagai second monitor bagi komputer utama Anda. Syaratnya adalah tersedianya aplikasi VNC bagi sistem operasi yang Anda gunakan (VNC server untuk komputer utama dan VNC client untuk komputer ekstra), dan kedua komputer berada pada jaringan yang sama. Sistem operasi komputer utama dan komputer ekstra tidak harus sama. Anda bisa, misalnya, menggunakan tablet Android sebagai second monitor bagi notebook dengan sistem operasi Windows 7.

Baca lebih lanjut

[II3062] The face is in the book

Singkatnya Anda diminta untuk melakukan investigasi terhadap rekening Facebook. Uraikan ide-ide Anda.

Oke. Untuk bisa mengetahui siapa pemilik sebenarnya dari sebuah rekening Facebook, dari sudut pandang teknologi tentu yang pertama perlu diketahui adalah alamat IP yang mengakses rekening tersebut. Permasalahannya adalah bagaimana mengetahui IP tersebut? Cara paling sederhana adalah dengan memaksa pemilik rekening tersebut untuk mengakses URL tertentu yang sudah dipasangi script untuk mencatat alamat IP yang mengaksesnya. Namun sayangnya cara tersebut sudah diutarakan oleh dosen di kelas sehingga tidak boleh digunakan lagi.

Baca lebih lanjut

[II3062] Kunci

Sesuai judulnya, post ini berisi kunci untuk membaca pesan tersembunyi pada post saya sebelumnya mengenai steganografi. Kunci untuk membaca pesan tersebut adalah judul post ini sendiri: kunci. Hehehe… Seharusnya sudah sangat jelas, jika masih belum jelas silakan tanyakan pada komentar :)