Arsip Kategori: Arts & Literature

Pencarian bagian III: indera

Ketika menyebut seni, bagaimana bisa kita melupakan indera. Suatu karya seni pertama kali ditangkap melalui indera kita, baru kemudian diteruskan oleh sistem saraf lalu diterjemahkan oleh otak. Bicara soal seni, biasanya yang dominan adalah penglihatan (visual) dan pendengaran (audio). Bagaimana dengan indera yang lain? Selengkapnya:

Penglihatan

Seni yang berkaitan dengan penglihatan, tentu saja ada bermacam-macam: lukisan, gambar, poster, layout untuk publikasi (misalnya brosur), dan sebagainya.

Pendengaran

Musik. Masih perlukah dibahas?

Peraba

Adakah karya seni yang dapat dinikmati dengan indera peraba? Baca lebih lanjut

Iklan

Pencarian bagian I: bentuk-bentuk seni

Inilah pencarian saya akan seorang istri. Ups, salah… Pencarian ini berhubungan dengan seni, pencarian yang saya beri nama ‘the search for true ultimate form of art,’ atau singkatnya akan saya sebut saja the Search.

art /α:t/ n [U] use of the imagination to express ideas or feelings
— Oxford Learner’s Pocket Dictionary, 3rd Edition

Banyak yang mendefinisikan seni, namun sebagaimana bentuk seni itu sendiri yang bukan hanya kata-kata, demikian juga definisi seni tidak cukup hanya dijelaskan dengan kata-kata.

Baca lebih lanjut

The Sentient

Disclaimer: this is a science fiction and has nothing to do with my faith.

60 million years ago. There were two continents on this planet. Roughly at the same time, fishes began to grow legs and climbed up to the lands. Being separated by vast oceans, creatures in each continent evolved in different ways so that the continents were populated by different sentient species.

Baca lebih lanjut

Cerpen favorit

Mau berbagi aja… Ini ada cerpen favorit saya sepanjang masa, dan perlu diakui cerpen ini adalah salah satu sumber inspirasi cerpen saya.

Death By Scrabble

or

Tile M For Murder

by Charlie Fish

It’s a hot day and I hate my wife.

We’re playing Scrabble. That’s how bad it is. I’m 42 years old, it’s a blistering hot Sunday afternoon and all I can think of to do with my life is to play Scrabble.

Baca lebih lanjut

Mimpi nyata

Bob berjalan pulang dari kampusnya. Saat itu pukul satu dini hari. Bus kota sudah tidak beroperasi lagi mulai pukul sembilan malam, maka Bob harus berjalan kaki. Memang sudah biasanya ia pulang selarut itu, namun sejak sepedanya dicuri, baru kali ini ia pulang berjalan kaki sendirian. Biasanya ia berjalan bersama rekan-rekannya yang tinggal berdekatan dengannya. Namun saat ini kondisi memaksanya untuk berjalan sendirian. Bukan berarti Bob keberatan, dari dalam hatinya sesungguhnya Bob memang lebih menyukai berjalan kaki sendiri di tengah gelapnya malam. Mungkin memang bukan kebetulan matanya berfungsi lebih baik dalam suasana remang-remang dibandingkan dengan di tempat terang, benar-benar cocok untuk Bob yang mengagumi indahnya malam. Baca lebih lanjut