Sepeda baru :D

Setelah satu semester berlalu tanpa sepeda, akhirnya…

SEPEDA BARUUUU!! :D

Hore! Hore! Hore!

Seperti dulu, sepeda yang baru saya beli tadi siang ini juga berasal dari toko sepedanya Chandra di jalan Veteran no. 84. Thanks untuk Chandra dan tokonya :D. Setelah beli sepeda, langsung saja saya pakai untuk pulang (rencananya), namun thanks to jalan yang jauh nan menanjak serta satu semester tanpa sepeda dan tak lupa masa kerja praktek yang sukses memberi lemak pada tubuh saya, saya pun keburu cape, jadi mampir dulu deh ke kampus. Hehehe…

Saya pun jadi teringat kenangan sepeda yang lama. Ada cerita istimewa ketika saya baru pertama kali membiasakan diri naik sepeda pulang-pergi. Cerita tentang bagaimana Tuhan memfasilitasi saya dalam belajar.

Ceritanya, minggu pertama saya bersepeda, Tuhan menjadikan semua pengguna jalan yang saya lewati setiap hari menjadi pengguna jalan yang tertib. Baik hati deh pokoknya. Taat peraturan, nggak kebut-kebutan dan sebagainya. Seolah-olah Tuhan bilang, “Nih, Saya kasih jalanan yang nyaman buat belajar.”

Minggu kedua, tiba-tiba kondisi jalan berubah total. Motor suka nyalip seenaknya, naik-naik trotoar, mobil juga kebut-kebutan, nggak ada yang mau ngalah satu sama lain. Beberapa kali saya hampir tertabrak sepeda motor. Pokoknya pada minggu ini saya harus ekstra hati-hati. Kesannya Tuhan bilang, “Nah, setelah kamu terbiasa naik sepeda di jalan raya, Saya kasih jalanan yang amburadul. Kamu juga harus bisa menghadapi pengguna jalan seperti itu.”

Barulah sejak minggu ketiga, jalan kembali normal. Pengguna jalan tidak tertib-tertib amat, tapi tidak separah minggu kedua. Seolah-olah Tuhan bilang, “Oke, kamu lulus tes. Silakan nikmati jalanan yang normal.”

Luar biasa, bukan?

Tadi siang saya hanya butuh waktu beberapa detik untuk kembali membiasakan diri menaiki sepeda, dan kini dengan euforia sepeda baru, seharian saya “digendong ke mana-mana” oleh sepeda baru ini :D.

Iklan

3 thoughts on “Sepeda baru :D

    1. rsatrioadi Penulis Tulisan

      -___-” udah banyak saksinya kok: aqsath, upan, wari, dan belasan anak if07. oiya tentunya ibunya chandra dan adiknya chandra juga menjadi saksi.

      Balas
  1. Ping balik: Kuda dan Badai « blackfox's burrow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s