Debat capres semalam

Tadi malam (18/6) pukul 19.00 sampai sekitar 21.00 berlangsunglah debat calon presiden RI di Trans TV/Trans 7. Debat ini adalah debat pertama dari lima debat yang dijadwalkan, tiga debat capres dan dua debat cawapres. Debat dengan tema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Menegakkan Supremasi Hukum dan HAM” ini juga merupakan debat capres pertama di Indonesia.

Jadwal Debat:

18 Juni 2009
Debat Capres
– Siaran langsung di Trans TV. Tema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Menegakkan Supremasi Hukum dan HAM” dengan moderator Prof Dr Anies Baswedan.

23 Juni 2009
Debat Cawapres
– Siaran langusng SCTV Tema “Pembangunan Jati Diri Bangsa” dipandu moderator Prof Dr Komaruddin Hidayat.

25 Juni 2009
Debat Capres
– Siaran langsung Metro TV. Tema “Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran” dengan moderator Aviliani, M Sc.

30 Juni 2009
Debat Cawapres
– Siaran langsung TV One. Tema “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” dipandu oleh moderator Dr dr Fahmi Idris.

2 Juli 2009
Debat Capres
– Siaran langsung RCTI. Tema “NKRI, Demokrasi dan Otonomi Daerah” dengan moderator Prof Dr Pratikno.

Kali ini saya tidak akan membahas isi debat, bagaimana visi-misi masing-masing calon, dan sebagainya. Saya tidak ingin mempengaruhi kecenderungan politis pembaca blog ini. Yang akan saya bahas adalah intrik-intrik yang terjadi dalam persiapan hingga berjalannya debat ini. Perihal isi debat, silakan baca di kompas, banyak sekali berita tentang debat ini di sana.

Pra Debat

Beberapa jam sebelum debat berlangsung, ada beberapa kejadian yang saya tangkap dari media:

  1. Salah satu cawapres mempertanyakan, kenapa debat capres di-host oleh statsiun televisi swasta? Bagaimana kalau stasiun TV tersebut tidak netral?
  2. Mungkin  terkait dengan perkataan cawapres tersebut, ketiga capres sepakat untuk tidak saling bertanya. Mereka pun meminta kepada KPU untuk mengubah format debat capres.
  3. KPU setuju untuk mengubah format capres. Sebelumnya, terdapat sebuah sesi di mana para capres boleh bertanya kepada capres-capres lainnya melalui moderator yang netral. Namun, sesi ini dihapus, diganti menjadi tiga pertanyaan berbeda dari moderator kepada masing-masing capres, kemudian kedua capres lain menanggapi jawaban dari capres tersebut.

Aneh, bagi saya.

Selama debat

Debat tidak berlangsung. Selama acara “debat” berjalan, tidak ada perbedaan pendapat. Tidak ada saling serang. Tidak ada perdebatan. Monoton.

Inilah yang terjadi selama debat:

  1. Moderator tidak “memprovokasi” agar debat berjalan dinamis. Moderator cenderung setuju-setuju saja dengan pendapat para capres.
  2. Pada paparan visi-misi ataupun jawaban-jawaban capres atas pertanyaan moderator, ketiga capres relatif sama saja. Ketiganya hanya menjawab konsep, ingin seperti apa Indonesia ke depan, dan sebagainya. Padahal mereka calon presiden. Eksekutif, bukan legislatif. Namun mereka tidak menyinggung hal-hal yang praktis dan aplikatif. Menurut saya, kalau ditanya ingin seperti apa Indonesia di masa depan, tentu jawaban mereka mirip, yang membedakan ketiga calon kan seharusnya bagaimana eksekusi mereka dalam mencapai tujuan itu.
  3. Moderator bertanya kepada capres A dan capres tersebut menjawab X. Ketika moderator meminta tanggapan (setuju atau tidak setuju) dari capres B dan C, mereka hanya berkata, “saya setuju. Saya hanya ingin menambahkan ……” Dan itu berlaku untuk ketiga capres. Kalau semua capres sependapat, bukan debat dong? Diskusi pun bukan.

Demikian keberlangsungan dan pendapat saya mengenai “debat” semalam.

Iklan

2 thoughts on “Debat capres semalam

  1. Desy

    “Bagaimana kalau stasiun TV tersebut tidak netral?”

    Menurut gw sih emang ada yg ngga netral (tapi cawapres hrsnya ngga perlu takut)..
    Gw liat uda bnyk muncul stasiun TV “baru” menjelang pemilu ini.. Misalnya ada stasiun TV yg gw perhatiin hmpir tiap mlm ada slh 1 capres, tapi g pernah ada capres lain. mgkn capres lain muncul waktu gw–dan hmpir smua rakyat Indonesia–uda tidur)

    Hmm..
    Debat yg lalu memang berlangsung terlalu tenang.. Yang biasanya tidak pernah tenang pun tiba2 jadi tenang. Semoga nnti malam ada yg mencak2 seperti aslinya. :D

    Balas
    1. rsatrioadi

      setuju, cawapresnya harusnya ga perlu takut.. iya, gw perhatikan emang begitu stasiun2 tv swasta. hahaha..

      debat yang barusan (metro tv) lumayan.. jauh lah dibandingin yang di trans. meskipun banyakan yang selisih SBY sama JK doang, tapi akhirnya Mega ikut2an. semoga debat2 selanjutnya (masih 2 lagi) lebih seru lagi.

      btw, udah menentukan pilihan ato masih liat2 dulu nih? :D

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s