alIFbata, part I

Weks, apaan nih? Kok ada bahasa Arab? Tunggu… Meskipun namanya seperti alfabet Arab, alIFbata adalah sebuah acara yang diadakan oleh Divisi Kekeluargaan (DivKel) HMIF ITB 2008-2009 dan merupakan singkatan dari “Alam Informatika: Back to Nature.” Sesuai namanya, acara ini adalah ajang kembalinya anak informatika ke ibu pertiwi, dengan cara naik gunung dan berkemah di alam liar. Weleh, bahasanya… Seperti yang mungkin sudah Anda duga, nama “alIFbata” dicetuskan oleh dua orang norak (peace ^^), Andru dan Wulan. Akuilah, kalian senang kan, disebut norak? Hehehe…

Acara yang berlangsung dua hari satu malam ini (Sabtu-Minggu, 10-11 Januari 2009) diikuti oleh 20 orang. Terurut berdasarkan usia (jangan deh, nanti ada yang sensi :D), mereka adalah: Dhika (IF07) sang ketua acara, Fahmi (IF06) sang KaDivKel, Agus (IF06) yang takut nasi, Nadhira (IF06) sang idaman Agus, Andru (IF06) dan Wulan (IF06) para orang norak, Naila (IF06) sang calon Jomblo Perak Emas, Amalfi (IF07) sang pria idaman pria Naila, Dilla (IF08 loh!) sang pindahan dari Mesir, Puthut (IF06) sang petualang, Tito (IF06) sang calon Kahim tunggal, Kaisar (IF06) sang “juru masak”, Obbie (IF06) yang rakus makannya banyak, Adi (IF06) yang kakinya bagaikan kaki mayat, Auriga (IF06) yang kacamatanya gaul dan kameranya keren, Prana (IF06) yang menghilang dari kedua tenda pria angkatan 2006, Radit (IF07) dan Jason (IF05) Edri (IF07) tukang foto-foto, Marsel (IF07) tukang tidur jaga tenda, dan saya sendiri (IF06) sang orang biasa tentunya yang paling tampan.

Awalnya kami dari DivKel memasang target yang cukup sangat besar untuk jumlah peserta acara yang dilangsungkan di CIC ini, namun mungkin berhubung acara ini merupakan proker yang terbilang baru bagi angkatan aktif saat ini, jadi antusiasme anggota HMIF agak kurang. Percayalah, acaranya terlalu seru loh, jadi kalian harus ikut tahun depan, OK?!

Langsung saja ke kronologi, Gan…

Prolog – 2009.01.09, 19.00 – Kaisar, Obbie, Prana, dan saya belanja berbagai keperluan untuk alIFbata di SuperINDO setelah makan bersama di KFC. Meskipun cuma berempat, kami berani-beraninya menyebut acara belanja tersebut sebagai “Belanja Informatika.” Hahaha…

2009.01.10, 07.00 – kami berkumpul di sekre I HMIF tercinta, sarapan nasi kuning bersama… Kecuali Agus yang takut nasi dan beberapa orang yang sudah terlanjur sarapan sebelum berangkat. Wow, pagi ini hujan!

2009.01.10, 08.00 – berangkat dari kampus, tidak lupa foto-foto di angkot. Dari angkot, kami berjalan sekitar 20 menit hingga tiba di CIC.

2009.01.10, sekitar 11.00 – tiba di CIC, kami menunggu orang-orang norak + Dilla yang jalannya lambat karena selalu berhenti setiap beberapa meter untuk foto-foto. Itulah kami, senang difoto. Hehehe… Dari pintu gerbang CIC, kami mendaki gunung dan melewati lembah untuk mencapai tempat berkemah. Di sana kami mendapat pengarahan dari sang ketua acara untuk mendirikan tenda. Maklum, kebanyakan dari kami belum pernah berkemah di alam liar. Setelah mendirikan empat tenda (2 tenda untuk pria 06, 1 tenda untuk pria 07, dan 1 tenda untuk wanita), kami istirahat sejenak dan menikmati cemilan yang kami bawa. Setelah itu kami kembali turun gunung (duh!) untuk makan siang, dan kembali naik gunung lagi menuju tenda (double duh!) setelah selesai makan siang. Untungnya, ternyata ada banyak jalan dari kaki gunung menuju tempat kami berkemah: ada jalan yang pendek tapi sangat menanjak dan licin, ada juga jalan yang lumayan mendatar tapi mengitari gunung.

2009.01.10, setelah makan siang – inilah salah satu bagian yang paling seru. Kami menjelajahi gunung, menerobos hutan, bertualang menuju air terjun yang indah dan menarik. Wow, kami bermain cukup lama di air terjun itu. Tentunya tidak lupa foto-foto dalam berbagai pose: normal, aneh, unik, dan berbahaya. Mumpung terdapat air bersih, beberapa dari kami memanfaatkannya untuk membersihkan sepatu yang telah dipenuhi lumpur. Wowowow, pokoknya serunya acara di sini tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata! Setelah main air (meskipun semua orang basah, sekeluarnya dari air terjun saya berhasil membuat diri saya sama sekali tidak terlihat seperti pernah basah, sehingga beberapa peserta lain iri. Huahahaha!), kami kembali ke kemah MELALUI JALAN YANG LAIN LAGI. Kami benar-benar mengitari gunung, pokoknya WOW! Dalam perjalanan itu, kami melihat tenda-tenda kami dari kejauhan di seberang jurang. Jalan yang kami pilih lumayan menantang, banyak sekali turunan curam dan licin hingga kedua orang norak menggunakannya sebagai perosotan! Brilian!

2009.01.10, 17.00 – kami beristirahat sejenak dari perjalanan kami kembali ke kemah. Selama istirahat ini kami saya makan banyak sekali. Beberapa dari kami yang sudah terlalu lama meninggalkan masa kecilnya bernostalgia dengan bermain ayunan dan jungkat jungkit. Di sini juga kami melakukan pembicaraan bodoh mengenai firefox flying fox. Setelah beristirahat, kami melempar koin untuk menentukan jalan mana yang akan kami pilih untuk kembali ke tenda. Namun, Kaisar yang biasanya mengagungkan metode koin justru mengambil jalan yang tidak ditunjukkan oleh koin! :D

[bersambung…]

Iklan

3 thoughts on “alIFbata, part I

  1. Ping balik: Spelling for tramps « Will code for duel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s